Bagaimana cara termudah mem-backup file kita??
Dengan teknik copy paste kah? Cara ini memang tidak salah namun memiliki beberapa kekurangan. Jika hanya dengan meng-copy-paste file saja, kita tidak bisa melakukan sinkronisasi secara otomatis. Maksud dari sinkronisasi disini adalah, jika ada perubahan pada data original atau aslinya, data cadangan pun otomatis berubah. Sehingga tidak ada lagi istilah backup berkala pada suatu file yang masih selalu kita edit, rubah atau gunakan.
Saya ambil contoh, saya membackup folder saya dengan nama master, disitu terdapat bermacam2 software pada versi saat saya menyimpannya, dan suatu saat muncul versi terbaru, dan saya hendak menggantinya dengan versi terbaru tersebut. Saat itulah isi folder cadangan atau hasil backup juga berubah. Lain halnya jika kita hanya melakukan teknik copy-paste. Isi folder cadangan atau hasil backup tidak mengikuti apa yang kita rubah pada folder utama.
Nah, disinilah peran piranti lunak ini. Sehingga dapat membackup file sekaligus sinkronisasi dengan mudah.
SyncBack
Syncback inilah nama piranti lunak yang bisa dipakai..selain backup juga mensinkronisasi. Syncback bisa di download disini www.2brightsparks.com/downloads-int.html. Dijamin gratis, jangan salah download yang versi premium.
Langkah backup
- Extract paket synback, dan lakukan instalasi.
- Diakhir instalasi, pilih yes untuk membuat profil. Hal ini karena profil harus dibuat untuk melakukan synkronisasi

- Pilih [backup:for copying files to another directory, drive, FTP server, etc]. klik ok.

- Beri nama profil yang hendak dibuat. Misalkan “backup data”. Lalu klik ok.

- Dikotak selanjutnya pilih directory atau folder yang akan dibackup pada kotak source, dan tentukan directori penyimpanan. Di kolom tengah ada beberapa pilihan. Ada yang untuk membackup direktori utama namun sub direktorinya diabaikan, ada yang backup direktori utama sekaligus sub direktorinya. Ada juga yang backup direktori utama dan sub direktorinnya ditentukan sendiri. Disini saya lebih condong untuk memilih backup direktori utama sekaligus subnya [Synchronise the source directories files and sub-directories with the destination directory. Klik [ok] kalau sudah.

- Syncback akan menawarkan simulasi. Klik no aja. Ga penting Pada jendela synback berikutnya, pilih profil yang baru dibikin, lalu klik run. Dan proses backup berjalan. Tunggu sampai result berubah jadi success.

Backup Sistem Operasi
OS/Operating System/ system operasi juga dapat di backup, sehingga anda tidak perlu kawatir lagi kalau tiba2 windows anda mengalami gangguan. Tanpa perlu install ulang!!!!
Nama software gratisan untuk ini adalah XXClone. Bisa download si www.xxclone.com. Ukuran file 1,14 mb.

Yang harus dilakukan setelah itu adalah:
- Siapkan drive khusus untuk menampung hasil cloning..bisa dengan cd atau dvd..ingat yang kita backup kali ini adalah Sistem Operasi, bukan file data.
- Jalankan xxclone.
- Pilih [backup the entire volume by copying all the files from stratch]. Bisa dibuat isi drive tersebut bootable dengan memilih aturan tersebut pada tab [advance seting].
- Klik start.
- Xxclone akan member tahu bahwa isi drive yang akan digunakan untuk menyimpan hasil cloning akan dihapus. Jadi isinya harus benar-benar hanya hasil cloning. Klik yes..
Backup Driver?? Kenapa tidak??
Driver seperti halnya data adalah bagian dari penyimpanan. Jadi driver juga perlu untuk dibuat backupnya. Sehingga, apabila terpaksa kita menginstal ulang windows kita, dan master2 driver PC kita sudah entah kemana. Kita bisa memanfaatkan hasil backup tersebut.
Memang alangkah baiknya kita menyimpan cd driver seperti mainboard, vga, dll. Karena tanpa driver PC kita tidak bisa bekerja sebagaimana mestinya. Tapi suatu driver bisa mendapat update dari pembuat perangkat keras tersebut, driver update biasanya akan lebih baik dari sebelumnya. Oleh karena itu lebih baik driver update inilah yang kita backup.
Ada dua cara untuk membackup driver ini. Yang pertama adalah dengan menyimpan paket instalasinya yang kita download dari situs resmi produsen hardware tersebut, dan membakupnya seperti backup file disini.
Cara kedua yang lebih mudah adalah dengan software pendukung. Cara ini memiliki kelebihan pada instalasi driver yang lebih cepat. Namanya adalah Drivermax. Piranti gratisan ini dapat di download di www.innovative-sol.com/drivermax. ukuranya kurang lebih 3 mb.
Cara Backup
- Setelah menginstalnya, Drivermax akan langsung mendaftarkan driver yang terinstal pada computer. Klik ok, computer akan hang sebentar, tapi tidak masalah.
- Centang [launch DriverMax], lalu klik [finish] kalo proses selesai.
- Klik [continue Evaluation]. Nanti kalau drivermax sukses diguakan di PC anda, baru minta kode registrasinya. Gratis kok, Cuma diminta mendaftar saja.
- Pada jendela drivermax klik driver operations dan pilih [export driver]
- Klik next
- Drivermax akan menganalisis driver yang ada. Setelah itu menampilkan daftar semua driver yang ada. Pilih yang akan di backup atau pilih semua [select all], klik [next].
- Tentukan lokasi dan cara penyimpanan driver. Anda dapat menyimpan semua dalam satu folder atau sebuah file bentuk zip, sebaiknya bentuk zip . Kemudian klik [next].
Selamat mencoba….













dery : 22 December 2008 at 9:54 PM
sekalian mau install ulang juga, soalnya di drive C udah penuh, banyak virus dll, membuat komputer selalu hang…
btw : mampir lagi ya.. ada posting yang baru nih..
Reply
Topanz : 23 December 2008 at 12:59 AM
wkwkwk:ngudut:…pasti mampir dah :kagum:
Reply
suwung : 23 December 2008 at 7:59 PM
biarkan diriku dengan kegaptekanku
ingin:
Reply
Topanz : 23 December 2008 at 9:17 PM
wkwkwk…ada2 ae..belajar ga ada salahnya bro.. mungkin suatu saat pasti berguna buat kita sendiri..
Reply
suwung : 24 December 2008 at 2:42 AM
Reply
ryan : 24 December 2008 at 8:55 PM
Reply
adinata : 24 December 2008 at 9:16 PM
Reply
LebihSatu : 18 January 2009 at 10:15 AM
Reply
joe : 02 March 2009 at 3:11 AM
salam
/
-joe-
Reply
Topanz Reply:
March 2nd, 2009 at 5:02 AM
Reply