Kita semua pasti sudah tahu, bahwasanya saat ini perkembangan teknologi sudah diatas batas pemikiran kita beberapa periode sebelumnya. Sekarang dengan ponsel saja semua kegiatan kita dapat terdokumentasikan, baik secara video, audio, ataupun hanya sekedar foto. Ini mendorong orang untuk menyimpan atau membagi koleksinya itu dengan mengirimkannya ke perpustakan peradaban paling akbar didunia saat ini.
Namun, meski koneksi jaringan seluler saat ini sudah makin canggih dengan adanya broadband, tidak semua orang puas dengan kecepatan koneksi yang disediakan saat ini. Orang masih haus akan koneksi yang diperuntukkan khusus untuk upload. Dan sepertinya kebutuhan itu semakin mendesak seiring dengan kemampuan ponsel dalam hal multimedia yang makin digdaya.
Tiap hari orang diiming-imingi agar dapat berbagi file multimedia ke internet agar dapat dinikmati juga oleh orang lain. Situs-situs yang menjajakan kemungkinan menjalin jaringan sosial dengan penghuni internet lainnya melalui pajang memajang foto diri sendiri, riwayat hidup dan kegiatan sehari-haripun sangat berjibun. Dalam kazhanah industry, kecenderungan ini disebut web 2.0.
Mari kita coba bertanya tentang apa yang sudah kita ketahui sendiri. Mengapa kecepatan download internet lebih tinggi dibanding upload? Tanya kenapa??? Sponsor. Mungkin tulisan ini akan lebih afdol kalo pertanyaannya kenapa kecepatan upload lebih rendah daripada download? Kalau kita lihat di iklan-iklan atau spanduk-spanduk yang dipasang diwarnet atau provider internet, mereka cenderung mengedepankan kata download yang mencapai sekian kbps atau bahkan mbps..wow..mungkin bagi kita pengguna internet yang kebanyakan sebagai downloader, hal itu cukup mencengangkan mata dan membuat kita tertarik untuk menggunakannya.
Koneksi internet pada umumnya dirancang untuk asimetris. Tidak sama antara download dan upload. Ini logis, karena pada kenyataannya memang untuk suatu sasaran konten yang sama, pada saat yang bersamaan, orang akan lebih banyak men-download (membuka atau melihat halaman suatu situs termasuk kegiatan men-download itu sendiri) dibanding yang meng-upload.
Padahal disisi lain, teknologi seluler saat ini menyediakan kemungkinan yang cukup untuk hanya sekedar lalu lintas data. Mereka sudah lebih banyak memikirkan layanan broadband dibanding dengan provider non-seluler yang masih bermain dengan kecepatan seadaanya.. maaf buat PT. tel...jangan tersinggung. Teknologi seluler memiliki pita lebar yang dikemas dalam teknologi 3G, dengan berbagai level kecepatan didalamnya.
Memiliki sebuah koneksi broadband seluler juga serasa bisa membawa-bawa koneksi pita lebar tersebut di rumah ataupun dimana saja mengingat sifatnya yang mobile dan simple.
HSPA adalah bagian dari jaringan 3G dari ranah GSM. Sampai saat ini GSM mendominasi sampai sepertiga dari seluruh populasi dunia. HSPA inipun terdiri dari beberapa jenis:
- HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) memungkinnkan menerima file-file besar ke piranti mobile karena kecepatannya yang tinggi, HSDPA 3,6 mbps misalnya, sanggup mengirim file music berukuran 3 mb hanya dalam waktu kurang dari 9 detik. File klip video 5 mb cukup butuh waktu kurang dari 14 detik. Operator 3G ditanah air sudah membuahkan HSDPA 7,2 mbps. Dan yang membanggakan HSDPA masih bisa digenjot hingga kecepatan 714,4 mbps. Kita tunggu saja apa ada yang berminat untuk hal itu atau tidak.
- HSUPA (High Speed Uplink Packet Access). Bisa dilihat dari namannya, jenis ini adalah peningkatan kecepatan dalam hal upload. Jika pada HSDPA kecepatan upload hanya sampai sekitar 384 kbps, pada HSUPA bisa mencapai 5,7 mbps. Dengan kedigdayaan ini, HSUPA dapat digunakan untuk melakukan berbagai hal seperti video streaming dengan kualitas DVD, konferensi video, game real-time, e-mail dan MMS. HSUPA meningkatkan kinerja uplink atau upload. Ia bisa mengirim ulang data yang gagal. Jika ada gangguan jaringan transmisi, maka tingkat kecepatan pengiriman bisa disesuaikan dengan keadaan.
Tidak lama lagi atau ngga tau udah dirilis atau belum (maklum kurang sering baca koran) kita akan disodori dengan HSPA+. Apa lagi itu?? Haha..isunya tanda plus itu bisa mengangkut data dengan kecepatan downlink sampai 42 mbps dan uplink sampai 11 mbps. Andai saja operator seluler di Indonesia tidak nakal menurunkan kecepatan realnya itu…tapi silahkan tunggu aja..moga-moga bener ada operator yang mengusungnya dan kita bisa mencicipi..dengan harga yang pantas tentunya.













dery : 27 December 2008 at 1:28 AM
Reply
Topanz Reply:
December 28th, 2008 at 11:13 PM
Reply
ryan : 27 December 2008 at 8:47 AM
Reply
Topanz Reply:
December 28th, 2008 at 11:57 PM
Reply
Fuad : 29 December 2008 at 8:42 AM
Reply
Topanz Reply:
December 29th, 2008 at 8:50 AM
Reply
Ungu_cliquers : 29 December 2008 at 11:28 AM
Reply
Dyvo : 07 January 2009 at 4:35 AM
Reply
Topanz Reply:
January 7th, 2009 at 9:47 AM
Reply