Indonesia kembali berduka setelah kehilangan sosok seorang Gus Dur. Seorang pemimpin besar, majelis syuro, mantan presiden, dan seseorang yang tidak takut mengatakan salah jika sesuatu yang terjadi tidak sesuai dengan naruninya. Gus Dur pulalah satu-satunya sosok yang dengan lantang berani mengatakan bahwa DPR seperti taman kanak-kanak. Seseorang yang humoris, berbicara apa adanya. Gus Dur juga sebagai tokoh pluralisme yang sampai saat ini cukup sulit dicari duanya. Berani mengkritik, dan tidak segan-segan mengecam jika menurutnya sudah diambang toleransinya.












