<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Topanzone™ &#187; Kehidupan</title>
	<atom:link href="http://topanz.com/tag/kehidupan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://topanz.com</link>
	<description>Media pertemanan online, serta sarana belajar dan berbagi informasi tentang blogsphere, teknologi komputer, internet, mobile, berbagai berita menarik, dan cerita pribadi.</description>
	<lastBuildDate>Sun, 14 Feb 2010 13:02:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
<image>
<link>http://topanz.com</link>
<url>http://topanz.com/wp-content/mbp-favicon/favicon.ico</url>
<title>Topanzone™</title>
</image>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Mencoba Untuk Berpikir Positif</title>
		<link>http://topanz.com/2010/02/mencoba-untuk-berpikir-positif.html</link>
		<comments>http://topanz.com/2010/02/mencoba-untuk-berpikir-positif.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Feb 2010 12:59:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Topanz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah sukses]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://topanz.com/?p=878</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah kalimat yang terdengar mudah tapi sebenarnya cukup sulit untuk di jalani. Banyak sekali buku-buku motivasi atau artikel-artikel yang menyatakan bahwa setiap orang yang berusaha untuk meningkatkan diri dan pengetahuannnya demi karir, harus tahu bahwa hidup akan lebih mudah dijalani bila kita selalu berpikiran positif. Ya..ya..ya! Tapi, perlu diketahui pula bahwa tidak banyak orang yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sebuah kalimat yang terdengar mudah tapi sebenarnya cukup sulit untuk di jalani. Banyak sekali buku-buku motivasi atau artikel-artikel yang menyatakan bahwa setiap orang yang berusaha untuk meningkatkan diri dan pengetahuannnya demi karir, harus tahu bahwa hidup akan lebih mudah dijalani bila kita selalu berpikiran positif. Ya..ya..ya! Tapi, perlu diketahui pula bahwa tidak banyak orang yang tahu bagaimana cara melatih diri supaya pikiran positiflah yang selalu tertanam di kepala kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya sendiri sering kali kesulitan menerapkan hal ini, rasa curiga, was-was serta tidak percaya, selalu muncul walaupun pada orang yang sudah kita kenal baik sekalipun. Bukankah hal ini wajar? Dan memang perlu untuk berhati-hati dalam setiap langkah-langkah yang kita ambil dalam hidup? Tunggu dulu, ternyata kita harus memandangnya dari sudut pandang yang berbeda. Berpikir positif bukan berarti tidak berhati-hati, keduanya bisa berjalan dalam waktu yang bersamaan tanpa melibatkan satu sama lain. Nah bagaimana caranya? Sebelum kita mencoba untuk berpikir secara positif, mungkin kita kenali dulu ciri-ciri orang yang berpikir positif dan mencoba meniru jalan pikirannya yang saya dapat dari berbagai sumber.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-878"></span><strong>Melihat masalah sebagai tantangan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Cobalah kita bandingkan dengan tipe orang yang selalu melihat bahwa masalah adalah suatu cobaan hidup yang di bilang sangatlah berat dan membuat hidupnya seolah-olah menjadi orang yang paling sengsara sedunia! Hal tersebut sangatlah tidak baik bagi diri kita sendiri bahkan dimata orang lain yang selalu mendengar keluh kesal orang tersebut. Kita juga harus ingat bahwa, semua masalah pada dasarnya dapat dipecahkan, karena tidak ada kapasitas masalah yang melebihi kapasitas manusia itu sendiri. Kenapa? Karena masalah pribadi itu hakekatnya muncul dan timbul karena dibuat oleh manusia. Kalaupun itu karena alam, bukankah alam ini kita yang dititipkan? Kita bisa memunculkan pasti kita bisa mengatasi <img src='http://topanz.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Menikmati hidup</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pemikiran positif akan membuat seseorang menerima keadaannya dengan besar hati, namun bukan berarti selalu pasrah terhadap semua masalah/cobaan yang dibebankan pada kita, karena bukan berarti kita tidak berusaha untuk mencapai ke kehidupan yang lebih baik. Nah, nikmati hidup ini, coba jalani dengan senyum, tetap berusaha namun terkendali, hal ini bisa  disebut juga sebagai pematangan pengalaman hidup.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Tetap terbuka menerima saran dan ide</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Bagi yang biasanya bersikap egois, maunya menang sendiri, merasa yang paling benar, mungkin sebaiknya buang dulu jauh-jauh sikap tersebut, halloooo&#8230;anda tidak akan maju jauh hanya dengan pemikiran anda sendiri dan mengabaikan pendapat orang lain, satu langkah hanya dengan keegoisan diri tidak akan berarti apapun jika kita mendapatkan sepuluh langkah dengan menerima ide saran bahkan kritik dari orang lain. Karena dengan demikian, boleh jadi ada hal-hal baru yang akan membuat segala sesuatu  menjadi jauh lebih baik.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Segera menghilangkan pikiran negatif sesaat setelah pikiran itu terlintas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Jika terlalu lama memelihara pikiran negatif, bisa menjadi boomerang bagi diri sendiri, pada awalnya sih tidak akan berdampak apa-apa, namun nantinya malah bisa menimbulkan masalah besar yang dapat menghancurkan kita sendiri. Yang satu ini cukup sulit, karena pada kenyataannya saat pikiran negatif itu muncul (contoh: pada diri saya sendiri) justru membuat kita ingin mencari tahu apakah yang kita pikirkan itu benar atau salah, jika salah? Kita akan merasa berdosa pada orang tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Mensyukuri apa yang dimilki</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Orang yang selalu bersyukur atas apa yang sudah berhasil dia miliki, adalah orang yang menghargai dirinya sendiri dan pemberian dari Tuhan. Bukannya malah berkeluh kesah tentang apa yang tidak dipunyainya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Tidak mendengarkan gosip yang tidak menentu</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tahu sendirilah, yang namanya gosip, pasti tidak jauh dengan yang namanya pikiran negatif. Karena itu, para pemikir positif biasanya lebih memilih untuk menghindari omongan-omongan yang tidak ada juntrungannya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Tidak membuat alasan, tapi langsung bertindak</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Mungkin ada yang pernah mendengar pelesetan dari NATO (No Action, Talk Only), nah orang yang biasanya berpikir positif pastilah bukan penganut paham ini. Saat melakukan kesalahan, dari pada memikirkan alasan-alasan yang nantinya dilemparkan untuk menyamarkan kesalahan tersebut, mending bertindak untuk memperbaiki dan mengambil pelajaran dari kesalahan tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Menggunakan Bahasa positif</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Baik itu bahasa perkataan ataupun bahasa tubuh, seperti kalimat-kalimat yang bernada positif, senyum, gerakan tangan yang ekspresif, atau anggukan. Hal tersebut juga bisa membuat orang lain merasa dihargai.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Peduli pada citra diri</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Orang seperti ini biasanya bukan hanya berusaha tampil baik dari luar, namun juga dari dalam, hal inilah yang bisa membangun pencitraan diri.</p>
<p style="text-align: justify;">Itulah biasanya ciri-ciri orang yang selalu berpikiran positif, ternyata saya sendiri masih jauh dari hal tersebut, namu akan berusaha untuk lebih baik lagi.</p>

<div class="sociable">
<div class="sociable_tagline">
<strong>Share Disini Jika Menurut Anda Bermanfaat:</strong>
</div>
<ul>
	<li class="sociablefirst"><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2010%2F02%2Fmencoba-untuk-berpikir-positif.html&amp;title=Mencoba%20Untuk%20Berpikir%20Positif&amp;bodytext=Sebuah%20kalimat%20yang%20terdengar%20mudah%20tapi%20sebenarnya%20cukup%20sulit%20untuk%20di%20jalani.%20Banyak%20sekali%20buku-buku%20motivasi%20atau%20artikel-artikel%20yang%20menyatakan%20bahwa%20setiap%20orang%20yang%20berusaha%20untuk%20meningkatkan%20diri%20dan%20pengetahuannnya%20demi%20karir%2C%20harus%20tahu" title="Digg"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2010%2F02%2Fmencoba-untuk-berpikir-positif.html&amp;title=Mencoba%20Untuk%20Berpikir%20Positif&amp;notes=Sebuah%20kalimat%20yang%20terdengar%20mudah%20tapi%20sebenarnya%20cukup%20sulit%20untuk%20di%20jalani.%20Banyak%20sekali%20buku-buku%20motivasi%20atau%20artikel-artikel%20yang%20menyatakan%20bahwa%20setiap%20orang%20yang%20berusaha%20untuk%20meningkatkan%20diri%20dan%20pengetahuannnya%20demi%20karir%2C%20harus%20tahu" title="del.icio.us"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://slashdot.org/bookmark.pl?title=Mencoba%20Untuk%20Berpikir%20Positif&amp;url=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2010%2F02%2Fmencoba-untuk-berpikir-positif.html" title="Slashdot"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/slashdot.png" title="Slashdot" alt="Slashdot" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2010%2F02%2Fmencoba-untuk-berpikir-positif.html" title="Technorati"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2010%2F02%2Fmencoba-untuk-berpikir-positif.html&amp;title=Mencoba%20Untuk%20Berpikir%20Positif&amp;annotation=Sebuah%20kalimat%20yang%20terdengar%20mudah%20tapi%20sebenarnya%20cukup%20sulit%20untuk%20di%20jalani.%20Banyak%20sekali%20buku-buku%20motivasi%20atau%20artikel-artikel%20yang%20menyatakan%20bahwa%20setiap%20orang%20yang%20berusaha%20untuk%20meningkatkan%20diri%20dan%20pengetahuannnya%20demi%20karir%2C%20harus%20tahu" title="Google Bookmarks"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2010%2F02%2Fmencoba-untuk-berpikir-positif.html&amp;title=Mencoba%20Untuk%20Berpikir%20Positif" title="StumbleUpon"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://reddit.com/submit?url=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2010%2F02%2Fmencoba-untuk-berpikir-positif.html&amp;title=Mencoba%20Untuk%20Berpikir%20Positif" title="Reddit"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/reddit.png" title="Reddit" alt="Reddit" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2010%2F02%2Fmencoba-untuk-berpikir-positif.html&amp;t=Mencoba%20Untuk%20Berpikir%20Positif" title="MySpace"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2010%2F02%2Fmencoba-untuk-berpikir-positif.html&amp;t=Mencoba%20Untuk%20Berpikir%20Positif" title="Facebook"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="https://favorites.live.com/quickadd.aspx?marklet=1&amp;url=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2010%2F02%2Fmencoba-untuk-berpikir-positif.html&amp;title=Mencoba%20Untuk%20Berpikir%20Positif" title="Live"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/live.png" title="Live" alt="Live" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li class="sociablelast"><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://twitter.com/home?status=Mencoba%20Untuk%20Berpikir%20Positif%20-%20http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2010%2F02%2Fmencoba-untuk-berpikir-positif.html" title="Twitter"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a></li>
</ul>
</div>
<h3  class="related_post_title">Related Posts</h3><ul class="related_post"><li>21/07/2009 -- <a href="http://topanz.com/2009/07/menunjukkan-bukanlah-memberitahukan-show-not-tell.html" title="Menunjukkan Bukanlah Memberitahukan (Show Not Tell)">Menunjukkan Bukanlah Memberitahukan (Show Not Tell)</a></li><li>24/03/2009 -- <a href="http://topanz.com/2009/03/belajar-untuk-tidak-mengenal-kegagalan.html" title="Belajar Untuk Tidak Mengenal Kegagalan">Belajar Untuk Tidak Mengenal Kegagalan</a></li><li>07/01/2009 -- <a href="http://topanz.com/2009/01/wujudkan-impian-melalui-internet.html" title="Dari Internet Wujudkan Impian">Dari Internet Wujudkan Impian</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://topanz.com/2010/02/mencoba-untuk-berpikir-positif.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menunjukkan Bukanlah Memberitahukan (Show Not Tell)</title>
		<link>http://topanz.com/2009/07/menunjukkan-bukanlah-memberitahukan-show-not-tell.html</link>
		<comments>http://topanz.com/2009/07/menunjukkan-bukanlah-memberitahukan-show-not-tell.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2009 12:12:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Topanz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bebas]]></category>
		<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://topanz.com/?p=692</guid>
		<description><![CDATA[Hellooo….hellooooo. I’m back!!! Hahaha, seneng banget biarpun tidak bisa rutin tapi akhirnya bisa nyentuh nieh blog kesayangan saya. Lama tak bersua dengan kawan-kawan semua. Mana suaranya????? Hahaha.. kayak konser aja. Salam blogger buat kawan-kawan, apapun deh sekarang yang penting pengen posting! Lama tidak bercengkrama di blogospere, jadi cupu dah sama hot-hot news yang biasa di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Hellooo….hellooooo. I’m back!!! Hahaha, seneng banget biarpun tidak bisa rutin tapi akhirnya bisa nyentuh nieh blog kesayangan saya. Lama tak bersua dengan kawan-kawan semua. Mana suaranya????? Hahaha.. kayak konser aja. Salam blogger buat kawan-kawan, apapun deh sekarang yang penting pengen posting! Lama tidak bercengkrama di blogospere, jadi cupu dah sama hot-hot news yang biasa di suguhkan temen-temen, ada berita apa pren? Ada yang baru? Habis ini dah saya blog ajojing lagi. Oh iya, akhir-akhir ini lagi sering-seringnya baca buku nieh, jadi banyak masukan buat pribadi, ada yang menarik dari berbagai kesimpulan-kesimpulan yang yang saya baca, dan mungkin bisa sedikit bermanfaat buat aktifitas ngeblog saya sendiri ataupun kawan-kawan. What’s that? Menunjukkan bukanlah memberitahukan (show not tell). Yup, susunan 3  buah kata yang kalo di bahasa indonesia atau inggris’in tetep jadinya 3, kan ada tuh yang tidak sama <img src='http://topanz.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#100;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#100;' />.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-692"></span>Saya sendiri baru tahu lho kalo menunjukkan itu bukan memberitahukan, tapi apakah bener? Nah loh. perasaan kalau dihayati sebentar tuh kata sama saja!! Coba pikirkanlah tentang contoh-contoh tulisan yang bener-bener “menarik anda”. Paragraf-paragraf dari novel misteri, surat pribadi yang sangat mesra, karangan politik yang penuh semangat, apa sebenarnya dalam tulisan itu yang sangat mencekam? Terlepas dari jenis tulisannya, alasan anda begitu terkesan adalah bahwa kata-katanya menyebabkan terbentuknya gambaran dalam benak anda dan meningkatkan perasaan anda. Misalnya, jika anda membaca surat permintaan sumbangan suka rela, anda segera mengambil uang jika penulisnya menjelaskan secara terperinci apa tampaknya, rasanya, dan kedengarannya bila seorang anak tak berdaya dan hampir mati kelaparan serta blablabla…dst.</p>
<p style="text-align: justify;">Penjelasan yang hidup adalah alat yang ampuh bagi penulis. Ketika anda belajar menulis deskripsi, anda akan mampu mengembangkan gambaran visual dalam benak para pembaca. Anda akan mengubah pernyataan-pernyataan yang kering mengenai fakta menjadi ilustrasi yang mempesonakan. Orang tidak hanya akan membaca dan memahami, tetapi mereka akan menghubungkan dan bereaksi. Salah satu cara terbaik untuk melakukan hal ini disebut menunjukkan bukan memberitahu. Dikembangkan oleh Rebekah Caplan, teknik ini mengambil bentuk ‘kalimat-kalimat memberitahu” kemudian mengubahnya menjadi “paragraf-paragraf yang menunjukkan”.</p>
<p style="text-align: justify;">Bingung? Saya yakin tidak, tapi buat yang beneran masih bingung, hehehe, coba dah perhatikan kalimat ini, “ini adalah hari yang indah.” Bagaimana? Tidak ada yang salah menurut kalimat itu, secara tata bahasa pun benar. Namun, kalimat tersebut tidak mempunyai kekhasan yang membuat deskripsinya jadi hidup. Apa arti “indah”? mungkin gagasan penulis tentang indah akan sangat berbeda dengan anda. Dan kapan? Hari apa? Jam berapa hal itu dibicarakan? Jika hari yang dimaksudkan adalah hari minggu, mungkin berbeda dengan anda yang berfikir kalau itu hari rabu atau sabtu. Pendeknya, setelah anda membaca kalimat ini, suatu gambaran akan terbentuk dalam bentuk anda yang mungkin tidak mendekati apa yang dimaksud penulisnya. Terlebih lagi kalimat “ini adalah hari yang indah” terasa sangat kaku dan membosankan.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika kalimat tersebut kita ubah menjadi seperti ini: “saat ia membuka jendela kamarnya di hari minggu pagi yang cerah itu, kesegaran ia rasakan menebar diudara. Dedaunan di setiap pohon kemilau diterpa pantulan sinar matahari. Hamparan bunga yang beraneka warna menghiasi jalan masuk berseru. Kicauan burung menghiasi suasana pagi itu. Dan diatas semua itu, gumpalan awan putih berarak dilangit biru yang sangat cerah”.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah..nah.. pasti jika anda membaca benar-benar tulisan itu pasti anda juga akan membayangkan kejadian serupa dengan yang dituliskan kan? Hahaha, simple tapi kadang kita melewatkan atau kurang memperhatikan hal-hal yang demikian. kini anda tahu pasti apa yang dimaksudkan dengan hari yang indah. Anda dapat melihat pemandangan itu dalam benak anda sejelas yang anda lihat dalam film. Inilah yang bisa diresapi para pecandu buku/novelholic, yang kadang membuat kita berfikir, kok bisa mereka sampai mencandu seperti itu. Ketika anda menunjukkan bukan memberitahukan, paragraf terbentuk secara alamiah dan berkesan hidup. Tampaknya semua itu mempunyai kehidupan sendiri. Efeknya? Akan lebih menyenangkan dan mudah dipahami.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal terbaik tentang menunjukkan bukan memberitahukan adalah bahwa setiap penulis akan menulis dengan deskripsi uniknya sendiri untuk masing-masing kalimat. Mustahil melakukannya tanpa membiarkan gaya pribadi anda muncul. Nah sekarang giliran anda berimajinasi sendiri dengan kalimat-kalimat anda sendiri. Udah dulu ya..see u <img src='http://topanz.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>

<div class="sociable">
<div class="sociable_tagline">
<strong>Share Disini Jika Menurut Anda Bermanfaat:</strong>
</div>
<ul>
	<li class="sociablefirst"><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2009%2F07%2Fmenunjukkan-bukanlah-memberitahukan-show-not-tell.html&amp;title=Menunjukkan%20Bukanlah%20Memberitahukan%20%28Show%20Not%20Tell%29&amp;bodytext=Hellooo%E2%80%A6.hellooooo.%20I%E2%80%99m%20back%21%21%21%20Hahaha%2C%20seneng%20banget%20biarpun%20tidak%20bisa%20rutin%20tapi%20akhirnya%20bisa%20nyentuh%20nieh%20blog%20kesayangan%20saya.%20Lama%20tak%20bersua%20dengan%20kawan-kawan%20semua.%20Mana%20suaranya%3F%3F%3F%3F%3F%20Hahaha..%20kayak%20konser%20aja.%20Salam%20blogger%20buat%20kawan-" title="Digg"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2009%2F07%2Fmenunjukkan-bukanlah-memberitahukan-show-not-tell.html&amp;title=Menunjukkan%20Bukanlah%20Memberitahukan%20%28Show%20Not%20Tell%29&amp;notes=Hellooo%E2%80%A6.hellooooo.%20I%E2%80%99m%20back%21%21%21%20Hahaha%2C%20seneng%20banget%20biarpun%20tidak%20bisa%20rutin%20tapi%20akhirnya%20bisa%20nyentuh%20nieh%20blog%20kesayangan%20saya.%20Lama%20tak%20bersua%20dengan%20kawan-kawan%20semua.%20Mana%20suaranya%3F%3F%3F%3F%3F%20Hahaha..%20kayak%20konser%20aja.%20Salam%20blogger%20buat%20kawan-" title="del.icio.us"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://slashdot.org/bookmark.pl?title=Menunjukkan%20Bukanlah%20Memberitahukan%20%28Show%20Not%20Tell%29&amp;url=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2009%2F07%2Fmenunjukkan-bukanlah-memberitahukan-show-not-tell.html" title="Slashdot"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/slashdot.png" title="Slashdot" alt="Slashdot" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2009%2F07%2Fmenunjukkan-bukanlah-memberitahukan-show-not-tell.html" title="Technorati"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2009%2F07%2Fmenunjukkan-bukanlah-memberitahukan-show-not-tell.html&amp;title=Menunjukkan%20Bukanlah%20Memberitahukan%20%28Show%20Not%20Tell%29&amp;annotation=Hellooo%E2%80%A6.hellooooo.%20I%E2%80%99m%20back%21%21%21%20Hahaha%2C%20seneng%20banget%20biarpun%20tidak%20bisa%20rutin%20tapi%20akhirnya%20bisa%20nyentuh%20nieh%20blog%20kesayangan%20saya.%20Lama%20tak%20bersua%20dengan%20kawan-kawan%20semua.%20Mana%20suaranya%3F%3F%3F%3F%3F%20Hahaha..%20kayak%20konser%20aja.%20Salam%20blogger%20buat%20kawan-" title="Google Bookmarks"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2009%2F07%2Fmenunjukkan-bukanlah-memberitahukan-show-not-tell.html&amp;title=Menunjukkan%20Bukanlah%20Memberitahukan%20%28Show%20Not%20Tell%29" title="StumbleUpon"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://reddit.com/submit?url=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2009%2F07%2Fmenunjukkan-bukanlah-memberitahukan-show-not-tell.html&amp;title=Menunjukkan%20Bukanlah%20Memberitahukan%20%28Show%20Not%20Tell%29" title="Reddit"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/reddit.png" title="Reddit" alt="Reddit" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2009%2F07%2Fmenunjukkan-bukanlah-memberitahukan-show-not-tell.html&amp;t=Menunjukkan%20Bukanlah%20Memberitahukan%20%28Show%20Not%20Tell%29" title="MySpace"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2009%2F07%2Fmenunjukkan-bukanlah-memberitahukan-show-not-tell.html&amp;t=Menunjukkan%20Bukanlah%20Memberitahukan%20%28Show%20Not%20Tell%29" title="Facebook"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="https://favorites.live.com/quickadd.aspx?marklet=1&amp;url=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2009%2F07%2Fmenunjukkan-bukanlah-memberitahukan-show-not-tell.html&amp;title=Menunjukkan%20Bukanlah%20Memberitahukan%20%28Show%20Not%20Tell%29" title="Live"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/live.png" title="Live" alt="Live" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li class="sociablelast"><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://twitter.com/home?status=Menunjukkan%20Bukanlah%20Memberitahukan%20%28Show%20Not%20Tell%29%20-%20http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2009%2F07%2Fmenunjukkan-bukanlah-memberitahukan-show-not-tell.html" title="Twitter"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a></li>
</ul>
</div>
<h3  class="related_post_title">Related Posts</h3><ul class="related_post"><li>14/02/2010 -- <a href="http://topanz.com/2010/02/mencoba-untuk-berpikir-positif.html" title="Mencoba Untuk Berpikir Positif">Mencoba Untuk Berpikir Positif</a></li><li>24/03/2009 -- <a href="http://topanz.com/2009/03/belajar-untuk-tidak-mengenal-kegagalan.html" title="Belajar Untuk Tidak Mengenal Kegagalan">Belajar Untuk Tidak Mengenal Kegagalan</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://topanz.com/2009/07/menunjukkan-bukanlah-memberitahukan-show-not-tell.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Untuk Tidak Mengenal Kegagalan</title>
		<link>http://topanz.com/2009/03/belajar-untuk-tidak-mengenal-kegagalan.html</link>
		<comments>http://topanz.com/2009/03/belajar-untuk-tidak-mengenal-kegagalan.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Mar 2009 07:28:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Topanz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://topanz.com/?p=504</guid>
		<description><![CDATA[Ditemani secangkir teh dan mendoan hangat, saya bersantai diteras sambil memandangi tingkah keponakan kecil saya yang lucunya minta ampun. Sesentak membuat saya mengingat masa-masa kecil dulu, pas lagi imut-imutnya. Terlintas untuk melihat beberapa tonggak belajar pada usia awal seorang anak yang normal dan sehat. Betapa miripnya anak ini dengan saya dahulu. Saat saya merayakan ulang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Ditemani secangkir teh dan mendoan hangat, saya bersantai diteras sambil memandangi tingkah keponakan kecil saya yang lucunya minta ampun. Sesentak membuat saya mengingat masa-masa kecil dulu, pas lagi imut-imutnya. Terlintas untuk melihat beberapa tonggak belajar pada usia awal seorang anak yang normal dan sehat. Betapa miripnya anak ini dengan saya dahulu. Saat saya merayakan ulang tahun pertama, saya telah belajar berjalan. Saat itu merupakan <strong>proses</strong> yang rumit baik secara fisik maupun mental yang hampir-hampir mustahil untuk dijelaskan dengan kata-kata atau diajarkan tanpa mendemonstrasikannya. Walaupun demikian, saya dapat melakukannya meski dengan berkali-kali <strong>terjatuh</strong> dan <strong>tersandung</strong>. Mengapa begitu? Saya yakin, anda sebagi orang dewasa dapat mengingat beberapa kasus ketika anda menyerah mempelajari sesuatu yang baru setelah gagal satu atau dua kali. Jadi, mengapa saya ataupun anda selalu mencoba dan mencoba lagi saat anda sedang belajar berjalan?</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-504"></span>Jawabannya adalah <strong>ketika itu kita tidaklah mengenal konsep mengenai kegagalan</strong>. Untuk membantu kita saat itu, orang tua kita selalu meyakinkan bahwa kita pasti bisa melakukannya jika terus berusaha, dan mereka selalu mendampingi kita untuk mendorong dan memompa semangat kita. Setiap keberhasilan diakhiri dengan kegembiraan maupun tepukan yang memompa diri kita untuk lebih berhasil lagi. Disitulah motivator kita saat itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Kita semua dilahirkan dengan rasa ingin tahu yang tak pernah terpuaskan. Kitapun mempunyai indra-indra yang diperlukan untuk memuaskannya. Pernahkah anda memperhatikan seorang bayi yang meneliti dengan seksama sebuah mainan baru? Ia memasukkannya kedalam mulut untuk mengetahui rasanya. Menggoyangkan, mengangkatnya, memutarkannya perlahan-lahan sehingga ia bisa melihat bagaimana setiap sisinya terkena pantulan cahaya. Ia menempelkannya ditelinga, menjatuhkannya ke lantai dan mengambilnya kembali, membongkar bagian-bagiannya dan menyelidikinya satu demi satu.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Rasa ingin tahu</strong> dan <strong>terus menerus mempelajari sesuatu</strong> itulah yang sudah mulai hilang dalam diri manusia seiring dengan bertambahnya usia, proses pendewasaan dan pengalaman-pengalaman baik ataupun buruk. Jelas karena saat manusia menjadi dewasa, tidaklah lagi sepolos saat masih bayi. Saya kemudian berfikir seandainya saya tetap memiliki itu sampai saat ini pasti saya akan menjadi orang yang tidak mengenal akan kegagalan. Lalu bagaimana saya bisa mendapatkannya? <strong>Motivator</strong>&#8230;yah benar motivator..seperti motivator semasa kecil dulu.</p>
<p style="text-align: justify;">Kembali saya ingat masalah saya saat ini, bagaimana pusingnya saya karena skripsi yang tidak selesai-selesai. Dengan Dosen yang bisa dibilang sangat senior dan banyak sekali maunya. Awalnya minta A dikasih A eh malah minta AB. Dikasih AB kemudian minta ABC. dikasih ABC minta ABCD. begitu seterusnya. Saya berfikir mungkin tidak akan habis kalau belum memberikan semua dari A-Z. Benarkah itu? Salahhhh&#8230;. Kita tidak pernah bisa menduga sepanjang apa sebuah cobaan ataupun tantangan yang harus dilewati saat proses pencapaian tujuan. Mengapa demikian? mudah saja.. mungkin kita terbiasa memperkirakan bahwa tantangan pasti ada batasnya dalam rentan sekian, sekian, dan sekian. Seperti contoh tadi, jika kita berfikir secara ilmu, pasti masalah akan selesai pada titik A-Z, padahal belum tentu demikian, bisa saja setelah Z masih berlanjut ke A1, B1, C1,  kemudian A2, B2, C2 ds.  Jika saya hanya melihat dari banyaknya cobaan atau tantangan yang mungkin saya lewati, pasti saya akan menyerah ditengah dan gagal. Habis atau pupus (bukan puspa <img src='http://topanz.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> ). saya mencoba dapatkan motivasi saya, apa itu? Rahasia hehehe<img src='http://topanz.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' />, tenang saja, setiap orang pasti punya motivasinya sendiri-sendiri. Kemudian saya bertekat, saya tidak akan lagi bermain-main untuk memperkirakan seberapa panjang hal-hal yang menghalangi atau menjadi tanangan buat saya, tapi saya akan melewati semuanya sampai akhirnya tantanganlah yang menyerah pada saya. Saya akan memperjuangkan pekerjaan saya sampai Dosen sayalah yang mengalah pada apa yang saya usahakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sampai disini dulu ya..semoga bisa memberikan sedikit tambahan kamus hidup untuk temen-temen semua. Mari menggagalkan kegagalan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">

<div class="sociable">
<div class="sociable_tagline">
<strong>Share Disini Jika Menurut Anda Bermanfaat:</strong>
</div>
<ul>
	<li class="sociablefirst"><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2009%2F03%2Fbelajar-untuk-tidak-mengenal-kegagalan.html&amp;title=Belajar%20Untuk%20Tidak%20Mengenal%20Kegagalan&amp;bodytext=Ditemani%20secangkir%20teh%20dan%20mendoan%20hangat%2C%20saya%20bersantai%20diteras%20sambil%20memandangi%20tingkah%20keponakan%20kecil%20saya%20yang%20lucunya%20minta%20ampun.%20Sesentak%20membuat%20saya%20mengingat%20masa-masa%20kecil%20dulu%2C%20pas%20lagi%20imut-imutnya.%20Terlintas%20untuk%20melihat%20beberapa%20t" title="Digg"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2009%2F03%2Fbelajar-untuk-tidak-mengenal-kegagalan.html&amp;title=Belajar%20Untuk%20Tidak%20Mengenal%20Kegagalan&amp;notes=Ditemani%20secangkir%20teh%20dan%20mendoan%20hangat%2C%20saya%20bersantai%20diteras%20sambil%20memandangi%20tingkah%20keponakan%20kecil%20saya%20yang%20lucunya%20minta%20ampun.%20Sesentak%20membuat%20saya%20mengingat%20masa-masa%20kecil%20dulu%2C%20pas%20lagi%20imut-imutnya.%20Terlintas%20untuk%20melihat%20beberapa%20t" title="del.icio.us"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://slashdot.org/bookmark.pl?title=Belajar%20Untuk%20Tidak%20Mengenal%20Kegagalan&amp;url=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2009%2F03%2Fbelajar-untuk-tidak-mengenal-kegagalan.html" title="Slashdot"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/slashdot.png" title="Slashdot" alt="Slashdot" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2009%2F03%2Fbelajar-untuk-tidak-mengenal-kegagalan.html" title="Technorati"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2009%2F03%2Fbelajar-untuk-tidak-mengenal-kegagalan.html&amp;title=Belajar%20Untuk%20Tidak%20Mengenal%20Kegagalan&amp;annotation=Ditemani%20secangkir%20teh%20dan%20mendoan%20hangat%2C%20saya%20bersantai%20diteras%20sambil%20memandangi%20tingkah%20keponakan%20kecil%20saya%20yang%20lucunya%20minta%20ampun.%20Sesentak%20membuat%20saya%20mengingat%20masa-masa%20kecil%20dulu%2C%20pas%20lagi%20imut-imutnya.%20Terlintas%20untuk%20melihat%20beberapa%20t" title="Google Bookmarks"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2009%2F03%2Fbelajar-untuk-tidak-mengenal-kegagalan.html&amp;title=Belajar%20Untuk%20Tidak%20Mengenal%20Kegagalan" title="StumbleUpon"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://reddit.com/submit?url=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2009%2F03%2Fbelajar-untuk-tidak-mengenal-kegagalan.html&amp;title=Belajar%20Untuk%20Tidak%20Mengenal%20Kegagalan" title="Reddit"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/reddit.png" title="Reddit" alt="Reddit" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2009%2F03%2Fbelajar-untuk-tidak-mengenal-kegagalan.html&amp;t=Belajar%20Untuk%20Tidak%20Mengenal%20Kegagalan" title="MySpace"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2009%2F03%2Fbelajar-untuk-tidak-mengenal-kegagalan.html&amp;t=Belajar%20Untuk%20Tidak%20Mengenal%20Kegagalan" title="Facebook"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  target="_blank" href="https://favorites.live.com/quickadd.aspx?marklet=1&amp;url=http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2009%2F03%2Fbelajar-untuk-tidak-mengenal-kegagalan.html&amp;title=Belajar%20Untuk%20Tidak%20Mengenal%20Kegagalan" title="Live"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/live.png" title="Live" alt="Live" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li class="sociablelast"><a rel="nofollow"  target="_blank" href="http://twitter.com/home?status=Belajar%20Untuk%20Tidak%20Mengenal%20Kegagalan%20-%20http%3A%2F%2Ftopanz.com%2F2009%2F03%2Fbelajar-untuk-tidak-mengenal-kegagalan.html" title="Twitter"><img src="http://topanz.com/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a></li>
</ul>
</div>
<h3  class="related_post_title">Related Posts</h3><ul class="related_post"><li>14/02/2010 -- <a href="http://topanz.com/2010/02/mencoba-untuk-berpikir-positif.html" title="Mencoba Untuk Berpikir Positif">Mencoba Untuk Berpikir Positif</a></li><li>21/07/2009 -- <a href="http://topanz.com/2009/07/menunjukkan-bukanlah-memberitahukan-show-not-tell.html" title="Menunjukkan Bukanlah Memberitahukan (Show Not Tell)">Menunjukkan Bukanlah Memberitahukan (Show Not Tell)</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://topanz.com/2009/03/belajar-untuk-tidak-mengenal-kegagalan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>35</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
