Menghitung hari, detik demi detik. Hehehe.. yup, puncak dari pesta demokrasi di tahun 2009 ini sudah mulai dekat euy. Perang urat saraf, urat nadi, urat kayu, urat sutra (ehh itu ulat ya
) dalam percaturan politik sudah semakin ter open (dibaca terbuka). Bagi partai-partai politik yang gede “bukan narayana”
dan dananya sangat besar, kelihatan dah pasti mereka akan memanfaatkan dananya untuk loby-loby, pasang iklan di statiun TV. Sedangkan parpol kecil (yang bisa masuk daftar contrengan saja sudah sangat bagus) mulai mencari-cari celah baru dengan koalisi atau apalah yang lain. Akhir-akhir ini semakin banyak saja tontonan panggung di berbagai kota, tidak peduli dekat sekolah atau taman kanak-kanak pokoknya pada nyanyi-nyanyi tidak karuan padahal jam belajar masih berjalan. Partai-partai yang di iklan katanya islami PB…tutttt disensor, dalam aksi panggungnya malahan mendatangkan penyanyi dangdut yang berpakaian ala penyanyi striptis yang behhhh (jangan dibayangin). Nah, there is the problem!!












